Awas!!!!! Bahaya Minyak Jelantah Bagi Lingkungan
πππHalooo Sobat Saintis Pedia.....πππ
Setiap rumah tangga pasti tidak asing dengan adanya minyak goreng. Bahan yang sering dipakai ibu atau istri di rumah saat mengolah makanan untuk keluarga. Pada umumnya, minyak yang sudah berwarna hitam dan tak layak pakai atau sering disebut minyak jelantah sering dibuang. Banyak kasus yang ditemukan bahwa pembuangan minyak jelantah secara sembarangan, seperti di saluran pembuangan air, bak cuci piring, bahkan ke tanah.
Adanya pembuangan limbah minyak jelantah sembarangan merupakan salah satu bentuk kurangnya edukasi dan kesadaran masyarakat akan bahaya yang mengancam. Perlu diketahui bahwa minyak jelantah termasuk limbah B3 yang dihasilkan rumah tangga. Limbah B3 adalah limbah yang dalam konsentrasinya mengandung zat berbahaya yang dapat merusak lingkungan dan berdampak buruk pada kesehatan.
Pembuangan minyak jelantah akan menimbulkan berbagai dampak dan masalah. Minyak jelantah yang dibuang ke saluran drainase akan berpotensi mengalami penyumbatan. Kemudian minyak jelantah yang dibuang ke tanah akan menurunkan kualitas air tanah, menyumbat pori-pori tanah, membuat tanah menjadi keras, dan kesuburannya berkurang.
Minyak jelantah yang tercemar ke sungai atau laut tentunya akan menghalangi sinar matahari yang digunakan untuk fotosintesis tumbuhan serta menurunkan kadar oksigen yang diperlukan makhluk laut. Ahli toksikologi kimia dari Universitas Indonesia (UI), Budiawan, menjelaskan bahwa minyak goreng bekas pakai sebaiknya diolah atau tidak dibuang sembarangan.
SOOOOO, SOBAT SAINTIS PEDIA,,, Yuk mulai sayangi bumi yang kita tinggali dengan menjaga alam dari berbagai macam kerusakan seperti pencemaran. Dimulai dengan tidak membuang minyak jelantah smbarangan menjadi salah satu langkah kita dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Ferry Kurnia Sari
Universitas Negeri Yogyakarta
Komentar
Posting Komentar